
Daftar Isi
Tak terasa kita sudah berada di tahun baru 2021 yang semoga menjadi tahun yang memberi kebahagian dan memulai kembali rencana yang sudah disusun untuk mencapai tujuan dan kesuksesan masa depan. Mungkin sahabat Nua juga memliki planning yang ingin dicapai di tahun ini. Apakah salah satu planning anda ingin membangun rumah idaman sendiri ? Mau inspirasi desain minimalis dengan tren scandinavian yang berbeda ? Penasaran apa itu tren scandinavian ? yuk, simak ulasan lima desain rumah scandinavian berikut ini.
Scandinavian pertama kali terkenal di tahun 1950-an yang sama dengan gaya modern di Amerika dan Eropa. Desain scandinavian ditandai dengan fokus dengan estetika nan bersih, sederhana, minimalis, dan memperioritaskan fungsionalitas tanpa menghilangkan keindahan dan keanggunannya. Kesederhanaan yang fungsional menjadi kunci kenyamanan yang bisa sahabat Nua nikmati. Salah satu cara agar rumah terlihat estetik adalah dengan menggunakan desain scandinavian.
Menemukan Keseimbangan Fungsionalitas dan Keindahan

Jika sahabat Nua ingin menempatkan furniture agar terlihat keseimbangan fungsionalitas dan keindahannya, hindari memasukkan banyak furniture di dalam satu ruangan, sesuaikanlah penempatan perabotan dirumah sehingga memiliki cukup ruang untuk bernapas. Selain itu, untuk fungsionalitas, berilah area yang cukup untuk lemari agar ketika membuka pintu tidak ada jalur yang terhambat atau terbentur sesuatu.
Pilih Warna Yang Soft

Pemilihan warna ini juga mempengaruhi suasana di dalam rumah. Selain itu, juga memberikan efek positif bagi tubuh. Warna gelap akan memberi kesan kurang bersemangat, begipula sebaliknya jika warna yang lembut (soft) seperti warna kuning muda yang akan memberikan suasana bahagia, warna hijau lime meningkatkan optimisme, dan warna biru langit membuat tubuh menjadi fresh. Perpaduan warna yang sesuai dengan keadaan sekitar akan terasa lebih hidup dengan keindahan yang dimunculkan dari warna – warna di sekitar.
Menggunakan Lantai Kayu

Lantai kayu ini ternyata mempunyai manfaat bagi kita lo, penggunaan lantai kayu ini juga populer di beberapa negara yaitu amerika dan eropa. Penutup lantai ini terbuat dari kayu alam asli seperti jati, merbau, bengkirai dan ulin, yang berjenis kayu keras. Manfaat dari lantai kayu ini yaitu, lebih terlihat alami, mudah dibersihkan, terlihat lebih mewah, daya tahan dan kekuatannya bisa mencapai 20 tahun.
Atap rumah yang Runcing (Pelana)

Ada beberapa model atap rumah yang bisa jadi referensi ataupun untuk desain rumah anda, tetapi juga mempertimbangkan dan melihat kondisi, apakah bentuk atap tersebut sesuai atau tidak. Tipe bentuknya ada yang datar, perisai, dan atap sandar. Untuk atap berbentuk runcing dan kedua sisinya miring, jika air hujan turun maka tidak akan ada hambatan dan genangan air di atap bisa dihindari. Langit-langit yang tinggi akan membantu melancarkan sirkulasi udara.
Sentuhan Nuansa Alam

Tumbuhan merupakan elemen utama untuk menciptakan unsur alami di dalam rumah. Berbagai macam seperti tanaman hias, tumbuhan dan bunga yang bisa dijadikan untuk menghiasi ruangan. Kesan penghijauan juga bisa indoor maupun outdoor. Hijaunya tumbuhan dapat membuat mata menjadi lebih rileks.
Semoga tips ini dapat membantu anda mengetahui tips desain rumah Scandinavian minimalis.
Informasi mengenai Project Nua Properti silahkan klik link Project Gagak 2 atau langsung melalui WhatsApp kami, klik hubungi kami. Terima Kasih 😉
Silahkan baca juga artikel lainnya dibawah ini :
3 Langkah Rumah Tetap Hangat Saat Musim Hujan
7 Bagian Yang Perlu Diperiksa Saat Musim Hujan
PENGARUH PANDEMI COVID-19 PADA SEKTOR PROPERTI
6 Ide Dekorasi Halaman Rumah Minimalis

