
Daftar Isi

Pernahkan sahabat Nua memikirkan berapa modal yang kita butuhkan untuk bisa berinvestasi properti ? pasti beberapa akan memberi gagasan, jika ingin investasi properti pasti memerlukan dana yang sangat besar, dan perlu waktu lama untuk mengumpulkan semuanya agar bisa terpenuhi. Tetapi sahabat Nua tidak perlu khawatir, dengan dana atau gaji di bawah 10 juta anda sudah bisa memiliki investasi yang menjanjikan untuk jangka panjang.
Mau tahu tipsnya, Yuk simak ulasannya ya :
Menyimpan DP di tabungan Digital
Tabungan digital memiliki beberapa keuntungan salah satunya mudah diakses, praktis, aman, dan memberi penawaran bunga yang masih lumayan. Selain itu, jika ingin melakukan transaksi, mengetahui jumlah saldo maupun transfer akan lebih mudah melalui smartphone. Anda juga isa menyimpan DP tabungan rumah bentuk deposito tenor pendek, sehingga dapat dicaikan kapan saja.
THR atau bonus dari kantor
Tabunglah bonus yang sahabat Nua dapatkan dari kantor. Biasanya setiap Hari Raya Idul fitri, pegawai akan mendapatkan tunjangan dengan jumlah 1x gaji. Manfaatkanlah dan alokasikan minimal 25-30 % dana THR untuk tabungan DP rumah. Terlebih lagi jika anda menerima bonus dari kantor di akhir tahun, alokasikan juga ke dalam tabungan DP rumah.
Membuka usaha atau pekerjaan sampingan
Mencoba mengatur waktu antara jam kerja utama dan pekerjaan sampingan, mungkin bisa dari membuka usaha online, freelance ataupun yang lainnya. Aturlah sebaik mungkin agar tidak keteteran dan tertata dengan baik. Peluang usaha sampingan ini bisa membantu sahabat Nua untuk menambah penghasilan dan mempercepat target untuk mendapatkan investasi properti.
Menetapkan berapa uang muka yang ingin dikumpulkan
Sebelumnya pastikan berapa besar uang muka atau DP untuk investasi properti dengan gaji dibawah 10 juta. Jikalau sahabat Nua ingin membeli rumah hunian dengan harga Rp. 400 juta, kemudian pihak Bank Indonesia (BI) menetapkan besarnya DP minimal 10 % dari harga jual, yang berarti dana yang harus disiapkan setidaknya Rp.40 juta sebagai DP .
Sekarang mulailah menyiapkan tabungan DP dengan menyisihkan 15-20 % dari gaji keseluruhan. Berarti, jika sahabat Nua memiliki gaji kisaran Rp.10 jt atau dibawah 10 juta, sisihkan Rp. 1,5 – Rp. 2 juta untuk tabungan DP rumah hunian.
Pilahlah jenis pengeluaran yang tidak dibutuhkan
Pemikiran awal ketika ingin memiliki properti dilihat dari pejuangan dan juga membutuhkan pengorbanan yang besar. Karena itu, tahanlah untuk tidak membeli barang yang belum kamu butuhkan, dan rela jika ada biaya pengeluaran tertentu yang harus dipangkas. Sahabat Nua bisa meningkatkan alokasi tabungan DP hingga kurang lebih 40 %, dengan pembagian 50 % untuk kebutuhan pokok, 20% atau bisa 40% untuk tabungan investasi dan asuransi, 10 % sisanya untuk pengeluaran tersier.
Itulah lima tips yang dapat sahabat Nua jadikan referensi atau acuan jika ingin memiliki investasi properti, siapkanlah mulai dari sekarang, dengan niat, do’a dan usaha yang maksimal, sehingga impian yang diinginkan akan segera terwujud.
Semoga informasi ini bermanfaat.
Informasi mengenai Penawaran menarik Project Nua Properti silahkan klik l ink Project Gagak 2 atau langsung melalui WhatsApp klik disini dan Telegram kami, klik disini.
Terima Kasih 😊
Silahkan baca juga artikel lainnya dibawah ini :
PPKM Ketat Jawa – Bali diperpanjang, apa saja pembatasannya
5 Tips Decluttering, Rumah Dijamin Rapi dan Minimalis
3 Tahapan Proses Pembayaran Perumahan
3 Langkah Rumah Tetap Hangat Saat Musim Hujan
7 Bagian Rumah Yang Perlu Diperiksa Saat Musim Hujan
Sumber :

