
Daftar Isi

Membahas mengenai rumah sehat terdapat banyak cara untuk mendapatkanya, salah satunya adalah dengan mendapatkan udara bersih pada area rumah. Untuk mendapatkan udara bersih dapat Sahabat Nua coba dengan melakukan penanaman tumbuhan pada sekitar rumah hingga menambahkan ventilasi udara.
Ventilasi udara adalah tempat pertukaran udara yang bertujuan untuk mendapatkan udara bersih. Terdapat berbagai jenis ventilasi udara yang dapat Sahabat Nua aplikasikan sesuai dengan kegunaannya. Dan berikut 7 jenis ventilasi udara, yuk kenali lebih jauh;
Ventilasi Industri
Jika Sahabat Nua perhatikan kubah besar yang berada diatas bangunan luas, maka itulah yang dinamakan ventilasi industri. Ventilasi ini memiliki ukuran yang besar, pasalnya pertukaran udara yang dilakukan terjadi pada ruangan yang luas. Ukuran kubah ventilasi ini cukuplah besar dengan diameter 40 cm, daya listrik yang digunakan juga cenderung tinggi yaitu 59-74 watt, dengan begitu tak heran jika ventilasi ini digunakan pada pabrik industri.
Ventilasi Pembuangan
Berikut salah satu ventilasi yang membutuhkan listrik yaitu ventilasi pembuangan. Ventilasi pembuangan memiliki bentuk yang menyerupai kipas tetapi memiliki kegunaan yang berbeda. Sesuai dengan namanya, ventilasi ini berfungsi sebagai penyedot udara kotor dalam ruangan, dengan ukuran baling-baling 12-125 cm. Biasanya ventilasi ini digunakan pada ruangan tertutup seperti kamar mandi yang tak memiliki sirkulasi alami.
Ventilasi Dinding
Selanjutnya adalah ventilasi dinding, ventilasi ini memiliki bentuk yang menyerupai ventilasi pembuangan tetapi perbedaanya, jika ventilasi pembuangan bekerja satu arah maka ventilasi dinding mampu bekerja dua arah. Dan ukuran baling-balingnyapun lebih besar yaitu 25-30 cm, maka tak heran jika ventilasi dinding lebih banyak membutuhkan listrik daripada ventilasi pembuangan.
Ventilasi Loster
Ventilas loster merupakan ventilasi tradisional yang masih digunakan hingga kini. Pada umumnya ventilasi loster terbuat dari semen, beton bahkan keramik sesuai dengan model yang telah disediakan. Selain menjadi tempat pertukaran udara, ventilasi loster juga mampu berkontribusi mendekorasi rumah. Ventilasi ini biasa diaplikasikan pada dinding rumah, dengan penyusunan dinamis agar penyaluran udara dari lubang ventilasi dapat bekerja secara maksimal.
Ventilasi Jalusi
Salah satu jenis ventilasi yang dapat diaplikasikan pada rumah minimalis adalah ventilasi jalusi. Ventilasi ini memiliki bentuk yang sederhana dengan ruas-ruas lebar yang telah disesuaikan berdasarkan kegunaannya. Ventilasi ini terbuat dari alumunium dan kayu, tetapi bahan alumunium lebih banyak digunakan karena ketahanan dan kekuatan yang diberikan.
Ventilasi Kaca Nako
Terlihat dari namanya, maka ventilasi ini berbahan dasar kaca yaitu ventilasi kaca nako. Ventilasi ini disusun dengan cara bertingkat dan dapat dibuka tutup. Biasanya ventilasi ini digunakan pada rumah zaman dulu, tetapi seiring berkembanganya zaman ventilasi ini mulai diaplikasikan pada rumah modern, karena bentuk ventilasi kaca nako mampu menambah kesan arsitetik pada rumah.
Ventilasi Boven
Jenis ventilasi terakhir adalah ventilasi boven. Ventilasi ini sangatlah sering digunakan pada kebanyakan rumah. ventilasi boven memiliki bentuk yang beragam seperti segi panjang, persegi dan sebagainya, ventilasi ini biasa diaplikasikan pada ruang-ruang rumah, penempatan ventilasi boven ini berada diatas pintu atau melekat langsung pada pintu.
Demikianlah 7 Jenis Ventilasi rumah yang dapat Sahabat Nua coba sesuai dengan fungsinya. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukanlah pemasangan dengan mengkonsultasikannya kepada pihak profesional yang menangani. Semoga bermanfaat dan dapat membantu.
Informasi promo dan detail perumahan mengenai Penawaran menarik Project Nua Properti silahkan klik link Project Gagak 2 atau langsung melalui WhatsApp klik disini dan Telegram kami, klik disini.
Terima Kasih, Stay Safe and Healthy Sahabat Nua ☺️

