
Program kredit menjadi salah satu alternatif paling banyak digunakan untuk membeli rumah di masa kini. Meski sebagian orang menyambut program KPR dengan antusias, sebagian lainnya merasa khawatir lantaran adanya riba dalam skema transaksi tersebut.
Lantas, adakah cara membeli rumah tanpa riba di saat harga properti terus melambung tinggi?
Tren Harga Properti
Kebutuhan dan permintaan atas rumah kini didominasi oleh kelompok muda, terutama dari generasi milenial dan Gen Z, yang juga merupakan kelompok terbesar populasi saat ini. Namun, keterbatasan lahan membuat unit properti yang tersedia pun menjadi kian terbatas. Karena itulah, bukan hal yang mengherankan jika harga rumah terus naik sebagaimana hukum permintaan dan penawaran berlaku.
Tren harga rumah pun terus meningkat. Selam tiga tahun terakhir misalnya, kenaikan harga properti 10% di Indonesia meski sempat mengalami perlambatan pada awal pandemi pada tahun 2020-2021.
Waktu yang Tepat untuk Beli Rumah
Mengingat rumah merupakan kebutuhan primer, banyak orang yang khawatir jika menunda terlalu lama membeli rumah akan semakin mustahil untuk dimilki. Jika Sahabat NUA berada disituasi ini, jangan terlalu dipusingkan sehingga membuat keputusan yang salah. Setidaknya, berikut adalah beberapa waktu yang tepat untuk membeli rumah agar tidak memberatkan Sahabat NUA di kemudian hari.
- Memiliki Penghasilan Cukup dan StabilMembeli rumah memerlukan biaya tidak sedikit. Sekalipun Anda berencana menggunakan skema kredit, ada tanggung jawab cicilan bulanan yang harus dipenuhi selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun mendatang.Maka dari itu, pastikan Sahabat NUA mempunyai penghasilan yang cukup dan stabil. Tentunya, Anda juga harus menghitung kemampuan untuk melunasi kesepakatan tanpa mengorbankan kebutuhan primer lainnya.
- Manfaatkan MomentumAda beberapa momen saat harga properti turun dan jadi kesempatan emas bagi orang yang sudah mempersiapkan diri membeli rumah. Saat pandemi kemarin misalnya, permintaan pasar menurun drastis sehingga para developer pun menjual dengan harga lebih rendah.Selain masa-masa krisis, pasar yang terlalu jenuh juga bisa jadi kesempatan. Maksudnya adalah saat terlalu banyak developer yang menyediakan rumah sehingga mereka harus bersaing satu sama lain, maka mereka pun biasanya menjual dengan harga lebih murah agar menarik perhatian konsumen.
- Saat Pameran atau Pembukaan (Launching)Jangan ragu untuk datang ke berbagai pameran atau bahkan berkunjung di booth yang tersedia di pusat perbelanjaan atau tempat publik lainnya. Di momen-momen ini, developer biasanya juga menawarkan harga murah.Slot unit yang tersedia juga pasti lebih sedikit. Maka dari itu, tak ada salahnya jika Anda berkunjung ke seasonal event semacam ini untuk mendapat penawaran terbaik.
Cara Beli Rumah Tanpa Riba
Mempunyai rumah sendiri tanpa harus menggunakan layanan riba sangat mungkin untuk dilakukan. Untuk Sahabat NUA yang berencana membeli rumah tanpa riba, berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.
1. Menyiapkan Dana Sedini Mungkin
Cara membeli rumah tanpa riba ini sangat dianjurkan jika Anda sedang tidak terburu-buru untuk membeli rumah atau masih berusia muda. Adapun selain menabung atau menyimpan uang biasa, kamu bisa mengembangkan dana tersebut seperti melalui P2P lending syariah.
Layanan P2P lending tidak cuma membantu menjaga nilai dari aset yang Anda punya, tetapi juga memberi imbal hasil. Dengan begitu, total dana yang Anda miliki di akhir masa pinjaman pun lebih banyak.
2. Beli Langsung dengan Cash Bertahap
Kalau memiliki dana yang cukup, Sahabat NUA bisa langsung membeli rumah dengan cash keras maupun cash bertahap sesuai kemampuan. Anda bahkan bisa mendapat potongan khusus dan beberapa bonus tambahan seperti furnitur atau perlengkapan rumah lain.
Selain itu, membeli rumah secara tunai akan membuat Sahabat NUA merasa lebih tenang pula. Kamu dapat fokus mengelola keuangan untuk kebutuhan lainnya dan bahkan menabung dengan tenang untuk cita-cita lainnya.
3. Ajukan Pembiayaan ke Developer Syariah
Cara beli rumah syariah berikutnya adalah dengan membeli unit di developer syariah. Transaksi jual-beli di developer syariah tidak melibatkan bank dan dapat disesuaikan dengan ketersediaan dana yang Anda miliki atau mampu.
Ada beberapa keuntungan membeli rumah di developer syariah, antara lain:
- Tidak ada denda maupun sita jika terlambat melakukan pembayaran. Permasalahan diselesaikan secara musyawarah untuk mencapai win-win solution.
- Cicilan flat sampai akhir tenor yang disepakati karena tidak mengikuti suku bunga.
4. Ajukan KPR Lewat Bank Syariah
Tidak semua daerah memiliki developer syariah. Jika tidak ada developer syariah di daerah yang Anda inginkan atau unit yang kamu idamkan dikembangkan oleh developer konvensional, maka Sahabat NUA bisa mengajukan KPR di bank syariah.
Batas tenor KPR syariah umumnya maksimal 15 tahun sehingga masih cukup panjang. Walau begitu, Sahabat NUA perlu disiplin dalam melakukan pembayaran.
Itulah beberapa cara membeli rumah tanpa riba yang bisa Sahabat NUA lakukan. Ternyata masih ada banyak alternatif untuk tetap memiliki hunian sendiri tanpa menyalahi syariat agama Islam, bukan?
Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai Developer Syariah di Kota Solo dan sekitarnya, dan dapatkan kemudahan pengajuan untuk KPR Syariah hanya di NUA Properti, developer, kontraktor, dan konsultan terpecaya.
Untuk melihat informasi lebih lengkapnya, Sahabat NUA bisa kunjungi website kami di All Project NUA Properti dan dapatkan banyak penawaran yang menarik dan terbaik melalui WhatsApp Business kami.
Sumber: https://hijra.id/blog/articles/ekonomi-syariah/cara-membeli-rumah-tanpa-riba/

